Persija Akan Menjajali Beratnya Dan Garangnya di Piala AFC 2018

Persija Akan Menjajali Beratnya Dan Garangnya di Piala AFC 2018

Persija Akan Menjajali Beratnya Dan Garangnya di Piala AFC 2018



Persija Jakarta di ambang kepastian lolos ke fase selanjutnya pada Piala AFC 2018 jika berhasil mengalahkan Tampines Rovers dalam laga terakhir Grup H Piala AFC 2018 di Stadion Jalan Besar, Singapura, Selasa (24/4/2018).

Namun, ketika berhasil lolos pun Persija Jakarta masih harus melalui jalan panjang untuk bisa merengkuh trofi juara di kompetisi sepak bola kasta kedua antarklub Asia itu.

Sejak 2017, AFC mengubah format kompetisi Piala AFC dengan membagi lima zona di babak grup, yaitu Asia Barat, Asia Tengah, Asia Selatan, Asia Tenggara, dan Asia Timur.

Untuk zona Asia Barat dan Asia Tenggara, ada tiga grup di fase grup, sedangkan untuk zona Asia Tengah, Asia Selatan, dan Asia Timur, hanya ada satu grup untuk masing-masing zona di babak grup.

Total ada sembilan grup secara keseluruhan, di mana negara-negara Asia Tenggara untuk Piala AFC 2018 berada di Grup F, G, dan H. Persija berada di grup terakhir atau Grup H. Pembagian jumlah tim yang lolos dari fase grup pun berbeda.

Untuk zona Asia Barat dan Asia Tenggara, masing-masing ada empat tim dari tiga grup yang lolos ke fase selanjutnya. Artinya akan ada satu runner-up terbaik yang juga ikut lolos dari zona Asia Barat dan Tenggara.

Hal tersebut tidak berlaku untuk grup-grup Asia Timur, Asia Selatan, dan Asia Tengah. Hanya satu tim dari masing-masing grup yang akan lolos ke fase selanjutnya. Sehingga dengan begitu ada 11 tim yang lolos dari sembilan grup di fase selanjutnya.

Lalu bagaimana mempertemukan 11 tim yang lolos dari babak grup Piala AFC 2018? Seperti apa perjalanan Persija setelah lolos dari Grup H Piala AFC 2018?

Piala AFC 2016 menjadi edisi terakhir di mana setiap tim yang lolos dari fase grup tampil di 16 besar. Namun, mulai 2017 ada perubahan sistematika yang membuat tim-tim Asia Tenggara dan Asia Barat harus bertemu satu sama lain.

Khusus untuk Persija, jika berhasil lolos dari Grup H, baik sebagai juara grup atau menjadi runner-up terbaik dari tiga grup Asia Tenggara, akan tampil di semifinal zona ASEAN terlebih dulu. Empat tim yang lolos dari tiga grup zona Asia Tenggara akan tampil di semifinal zona ASEAN tersebut dengan sistem pertandingan home and away.

Untuk dua leg pertandingan semifinal zona ASEAN itu akan digelar pada 8-9 Mei dan 15-16 Mei. Dua tim yang berhasil menjadi pemenang akan bertarung di final zona ASEAN yang digelar juga dengan sistem dua leg. Pertandingan leg pertama akan digelar antara 31 Juli atau 1 Agustus, sedangkan leg kedua akan digelar pada 7 atau 8 Agustus 2018.

Seandainya Persija bisa menjadi yang terbaik di antara tim-tim ASEAN dengan menjadi juara di zona ASEAN, perjalanan Ismed Sofyan dkk. baru mencapai 70 persen untuk bisa menjadi juara di Piala AFC 2018. Persija masih harus menjalani tiga pertandingan lagi untuk bisa merengkuh trofi juara.

Jika kita bicara ada semifinal zona ASEAN di fase sebelumnya, untuk zona Asia Barat pun juga harus menjalani hal serupa. Namun, untuk pemenang zona Asia Barat akan langsung mendapatkan satu tempat di pertandingan final.

Sementara Persija, masih harus masuk ke semifinal play-off inter-zone. Mungkin agak sulit mencerna apa itu inter-zona. Sekadar pengingat, ada tiga tim yang lolos masing-masing dari Asia Timur, Asia Selatan, dan Asia Tengah dari fase grup. Persija pun masuk ke semifinal melengkapi tiga tim dari zona-zona yang berbeda itu.

Persija bisa saja menghadapi tim asal Asia Selatan, atau Asia Timur, atau juga Asia Tengah di semifinal play-off inter zone yang digelar pada 21 atau 22 Agustus dan 28 atau 29 Agustus 2018. Jika berhasil memenangi laga semifinal inter-zona itu, Persija akan tampil di final inter-zona yang juga digelar dua leg pada 19 September dan 3 Oktober 2018.

Seandainya Persija berhasil melewati hadangan tim-tim dari negara Asia Barat, atau Asia Tengah, atau Asia Selatan itu, artinya Persija sudah sampai di final Piala AFC 2018 dan akan berhadapan dengan tim yang memenangi final zona Asia Barat pada 27 Oktober 2018.

Bisa dibayangkan betapa berat perjuangan Persija untuk bisa meraih trofi juara Piala AFC 2018 ini? Total 15 pertandingan sejak fase grup harus dijalani Macan Kemayoran untuk bisa mengamankan gelar, jauh lebih banyak dari tim-tim yang berasal dari zona Asia lainnya.
Share on Google Plus

About Mandiri188

This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.
    Blogger Comment
    Facebook Comment

0 komentar :

Posting Komentar