AGEN BOLA - WNA Nekat Kabur Dari Rutan Detensi Imigrasi Kalimantan Timur

AGEN BOLA - WNA Nekat Kabur Dari Rutan Detensi Imigrasi Kalimantan Timur

AGEN BOLA - WNA Nekat Kabur Dari Rutan Detensi Imigrasi Kalimantan Timur

Enam WNA nekat kabur dari Rutan Detensi Imigrasi (Rudenim) Kantor Imigrasi Kelas I Balikpapan, Kalimantan Timur, pagi barusan. Seseorang salah satunya, patah kaki, lantas diamankan warga serta dikembalikan ke Rudenim. Lima yang lain, masih tetap di cari.

Momen itu, diprediksikan berlangsung sekira jam 05. 00 WITA, serta baru di ketahui petugas Imigrasi Kelas I Balikpapan, sebagian waktu lalu. " Benar peristiwanya. Semua warga Afghanistan, " kata Kasubsi Pengawasan Orang Asing Kantor Imigrasi Kelas I Balikpapan Bismo Surono.

Momen itu buat ramai warga sekitaran. Ke-6 WNA Afghanistan itu, kabur dengan memanjat tembok yang melingkari Rudenim. " Tapi, seseorang salah satunya patah kaki serta diketemukan warga, lalu dikembalikan ke kita, " tutur Bismo.

" Kita telah koordinasikan dengan semuanya pihak dalam Timpora (Tim Pengawasan Orang Asing), termasuk juga kepolisian. Foto-foto ke-5 WNA yang kabur itu, telah kita sebarkan ke banyak tempat hingga ke bandara serta pelabuhan, " lebih Bismo.

Warga Afghanistan itu, di ketahui telah ada di Rudenim, mulai sejak pertengahan 2014 kemarin. Kantor Imigrasi Kelas I Balikpapan sendiri, belum juga tahu persis, penyebabnya mereka masih tetap di Rudenim demikian lama, lebih dari 3 th. ini.

" Mereka ini pencari suaka, serta diamankan mulai sejak Juli 2014, waktu terjaring di Balikpapan. Kami kurang tahu persis mengapa sistem di UNHCR demikian lama ya, hingga saat ini, " ungkap Bismo.

Sebelumnya momen ini, Rudenim Balikpapan ditempati 226 orang WNA, yang masih tetap menanti tindaklanjut keimigrasian. " 226 orang itu, 5 orang kabur. Jadi saat ini tersisa 221 orang di Rudenim, " terangnya.
Share on Google Plus

About Mandiri188

This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.
    Blogger Comment
    Facebook Comment

0 komentar :

Posting Komentar