Menghidupkan Kembali ''Bonbon'', Lokomotif Listrik Pertama di Jabodetabek

Menghidupkan Kembali ''Bonbon'', Lokomotif Listrik Pertama di Jabodetabek

Menghidupkan Kembali ''Bonbon'', Lokomotif Listrik Pertama di Jabodetabek

Kereta lokomotif listrik atau kereta rel listrik (KRL) lawas mulai beroperasi di Jakarta serta sekelilingnya pada 1926. Tetapi, lokomotif listrik itu " mati " pada 1976 mulai sejak hadirnya KRL dari Jepang.

Dari sebagian type lokomotif listrik yang beroperasi pada saat itu, tidak ada sekali lagi yang bersisa fisiknya, terkecuali seri 3201 yang dimaksud " Bonbon ".

Supervisor Elektrik serta Kontrol PT KRL Commuter Jabodetabek (KCJ) Asep Saeful Permana menyebutkan, Bonbon " diselamatkan " pada 2012 dengan ganti mesin asli memakai mesin KRL sekarang ini.

Bonbon dihidupkan kembali dengan inisiator Kepala UPT Balai Yasa Manggarai waktu itu, Joko Hardiyanto.

" Pergantian mesin ini th. 2012. Pak Joko itu seneng ngasih tantangan. 'Bisa Tidak? ', pada akhirnya dapat, " kata Asep, Senin (18/9/2017).

Pada badan Bonbon tercetak tulisan ESS, singkatan dari Electrische Staats Spoorwegen, yang disebut operator kereta listrik, serta nomor seri 3201.

Lokomotif listrik itu lebih di kenal dengan nama Bonbon karna memiliki bentuk kotak, mirip es bonbon.

Saat ini, Bonbon dapat digerakkan kembali walau tidak dioperasikan seperti KRL biasanya. Perawatan Bonbon dikerjakan tiap-tiap bulan.
Share on Google Plus

About Mandiri188

This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.
    Blogger Comment
    Facebook Comment

0 komentar :

Posting Komentar